LAGI, 1 ORANGUTAN DISERAHKAN KE BKSDA KALTIM

GeopixAsia – Samarinda, Kamis (6/8/14). Satu Orangutan (Pongo Pygmaeus Morio) diserahkan oleh warga Samarinda kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Timur. Orangutan jantan tersebut diperkirakan berumur 3-4 tahun dan diletakan dalam sebuah kandang yang nampak seperti kandang kucing pada umumnya.
“Saya mau menyerahkan bayi orangutan ini kepada pihak Kebun Raya Samarinda karena setahu saya ada banyak orangutan juga di kebun binatang ini.”, kata Martinus saat menurunkan Orangutan ini dari mobilnya. Menurut Martinus ia sudah memilihara bayi orangutan ini kurang lebih 4 bulan di rumahnya di Samarinda. Saat itu ia membawa Orangutan ini dari Desa Tepian Langsat, Kutai Timur. Menurutnya kondisi orangutan itu sangat buruk saat ia temukan, namun karena kasihan ia ahirnya membeli Orangutan tersebut untuk dibawa ke Samarinda.
Orangutan yang diberi nama Wowo ini terlihat cukup sehat secara fisik bahkan Orangutan ini sering terlihat membalikkan kandangnya yang ringan dan kecil tersebut. Wowo terlihat sangat jinak dan suka mengeluarkan tangannya dari sela kandang untuk meminta makanan dari orang yang berada di dekat kandangnya.
Imam Arifin Dokter Hewan dari Centre for Orangutan Protection (COP) mengatakan ini bukan yang pertama kali masyarakat menyerahkan orangutan kepada pihak Kebun Raya Samarinda. Beberapa tahun lalu juga pernah masyarakat datang dan membawa Orangutan peliharaannya untuk diserahkan. Beralasan karena tidak mampu memberi makan, atau sakit. Ia juga menambahkan beberapa kasus masyarakat sekedar datang dan memberi tahu jika di rumahnya atau tetangganya ada memelihara Orangutan. Menurut drh. Imam Arifin biasanya pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak BKSDA Kaltim untuk menindaklanjuti laporan-laporan tersebut. Khusus untuk kasus Orangutan Wowo ini kami langsung berkoordinasi dengan BKSDA Seksi Konservasi Wilayah II Tenggarong dan saat itu langsung ditanggapi dan dilakukan pemeriksaan untuk orangutan tersebut.
Saat ini Orangutan tersebut berada di Kantor BKSDA Seksi Konservasi Wilayah II Tenggarong. Wowo tidak sendiri, masih ada satu orangutan bayi lainnya yang juga hasil serahan warga beberapa waktu lalu kepada BKSDA . Wowo serta orangutan lainnya saat ini dalam perawatan BKSDA Kaltim dan dibantu COP untuk memastikan bahwa dua orangutan ini mendapat nutrisi yang di butuhkan dalam tahap perkembangannya sebelum dapat di lepaskan kembali ke habitatnya.
Masih maraknya pemeliharaan satwa dilindungi seperti Orangutan di Samarinda memang menjadi perhatian serius BKSDA Kaltim dan LSM yang bergerak di bidang perlindungan Satwa Liar di Kalimantan Timur, oleh karena itu masih di perlukan sosialisasi tentang satwa apa saja yang dilindungi dan kemana menyerahkan nya jika memang sudah terlanjur memelihara.

Post author

Leave a Reply